Sabtu, 24 Desember 2016

7 Tempat Peninggalan Sejarah Aceh Yang Terkenal Di Dunia

Nanggroe Aceh - Jejak peradaban Atjeh selama berabad-abad silam telah menyimpan begitu banyak tempat-tempat peninggalan sejarah yang terkenal di dunia. Masyarakat Atjeh bisa mengetahui jejak peradaban bangsanya melalui peninggalan-peninggalan sejarah ini. Sejarah telah mencatat bahwa Atjeh selama masa penjajahan, baik itu penjajahan Portugis, Belanda & Jepang serta konflik bersenjata antara GAM & RI belum sekalipun tercatat Atjeh pernah menyerah. Itulah sebabnya kegilaan ini sering disebut oleh Belanda dengan "Atjeh Pungo atau Atjeh Gila". Diantara sekian banyak tempat peninggalan itu, ada 7 tempat bersejarah di Aceh yang terkenal di dunia. Berikut adalah pemaparannya.

Mesjid Raya Baiturrahman


Masjid Raya Baiturrahman merupakan sebuah masjid yang berada di pusat Kota Banda Aceh. Meski ini dahulunya merupakan masjid Kesultanan Atjeh. Sewaktu Belanda menyerang kota Banda Aceh pada tahun 1873, masjid ini dibakar, kemudian pada tahun 1875 Belanda membangun kembali sebuah masjid sebagai penggantinya. 

Gunongan

Gunongan merupakan tempat yang dibangun oleh Sultan Iskandar Muda atas permintaan Putroe Phang atau Putri Kamaliah yang berasal dari Pahang dan dibawa ke Atjeh oleh Sultan Iskandar Muda setelah Pahang ditaklukkan oleh Kerajaan Atjeh Darussalam. Gunongan ini terletak di taman Putroe Phang sebagai tempat bermain permaisuri Sultan Iskandar Muda tersebut.

Lonceng Cakra Donya

Lonceng Cakra Donya merupakan hadiah dari dari Tiongkok yang dibawa oleh Laksamana Cheng Ho sebagai bentuk kerjasama antara Atjeh dan Tiongkok. Lonceng ini pernah dipakai oleh Kerajaan Samudera Pasai sebagai genderang perang melawan tentara Portugis, kemudian dilanjutkan oleh Kerajaan Atjeh Darussalam. Lonceng ini sekarang disimpan di Museum Atjeh sebagai tanda persahabatan antara Atjeh dan China dimasa silam.

Kherkoff Peucut

Kherkoff Peucut merupakan kompleks kuburan perwira Belanda yang tewas dalam perang Atjeh, jumlahnya mencapai 2000 lebih nisan yang tersimpan di dalamnya. Sejarah dunia mencatat bahwa Kherkoff Peucut adalah kompleks kuburan Belanda terbesar di dunia, belum lagi kuburan-kuburan Belanda lainnya yang tersebar di seluruh Atjeh. Kuburan ini melambangkan bagaimana kegigihan orang Atjeh dahulu dalam mempertahankan harkat dan martabat bangsanya.

Benteng Indra Patra

Benteng Indra Patra merupakan benteng peninggalan kerajaan Hindu pertama di Atjeh yang digunakan sebagai tempat peribadatan dan benteng pertahanan dari gempuran musuh. Kemudian benteng ini direbut oleh Kerajaan Islam Atjeh dan dijadikan sebagai benteng pertahanan. Benteng ini di pimpin oleh seorang laksamana perang perempuan Atjeh yang sangat terkenal yaitu Laksamana Malahayati.

Rumoh Aceh


Rumoh Atjeh merupakan rumah adat Atjeh yang difungsikan sekarang sebagai museum yang menyimpan ribuan peninggalan sejarah Atjeh mulai dari peninggalan sejarah pra modern hingga peninggalan sejarah masa penjajahan selain itu di rumoh Atjeh ini juga disimpan berbagai macam kebudayaan Atjeh yang berupa kerajinan tangan dan budaya Atjeh lainnya.

Pesawat Seulawah Agam


Pesawat Seulawah Agam ini adalah pemberian atau sumbangan orang Atjeh kepada Republik Indonesia setelah Atjeh bergabung dengan Indonesia. Pesawat ini digunakan oleh RI sebagai sarana untuk mempercepat kemerdekaan Indonesia. Sumbangan orang Aceh ini sekarang menjadi monumen di Blang Padang Banda Aceh untuk menjadi saksi pengorbanan masyarakat Atjeh untuk Indonesia, meskipun akhirnya Indonesia melupakan segalanya untuk ambisi yang sia-sia.

Itulah 7 tempat bersejarah di Aceh yang terkenal di dunia dan salah satunya merupakan aset yang paling berharga yang pernah dimiliki dunia yaitu Mesjid Raya Baiturrahman. 




7 Tempat Peninggalan Sejarah Aceh Yang Terkenal Di Dunia Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown